Saat Aku Merasa Sendiri


Malam ini aku berkata dalam dingin: "Malam ini dingin. Aku tak sanggup lagi untuk melanjutkan semua ini.  Andai, hari ini sikapmu tak dingin terhadapku. Mungkin, aku tidak akan ingin meninggalkanmu. Sudah cukup, hari ini, tapat tiga tahun aku   menyayangimu. Tapi, apa yang aku dapatkan sampai saat ini? Apa aku mendapatkan kasih sayangmu? Apa aku mendaapatkan secuil  perhatianmu? Ya Tuhan. Kenapa aku bisa sebodoh ini. Kenapa aku  bisa menyayangi orang, yang sama sekali tidak memedulikanku. Kenapa aku bisa menyayangi orang yang menganggaapku tak ada? Tuhan, aku mohon. Hilangkanlah rasa sayangku padanya. Aku tak ingin seperti ini. Selama tiga tahun aku tersiksa oleh perasaanku sendiri dan  selama tiga tahun pula aaku tersiksa oleh sikapmu yang dingin   terhadapku. Tuhan, aku mohon. Jika bukan dia takdirku, hilangkanlah rasa sayangku ini."

Ternyata di lorong dunia ini, kau sedang bermain kata-kata. Dan menuliskannya dalam karyamu.

"Aku tahu, sebenarnya kau menintaiku. Aku juga tahu, sebenarnya kau adalah penggemar semua karya tulisku. Heiii!! Kau tahu? Sebenarnya, kau adalah anugrah terindah yang pernah kujumpai. Tapi, maaf jik selama ini aku bersikap dingin terhadapmu, maaf juga jika selama ini aku sama sekali tidak memedulikanmu. Apa kau ingin tahu alasanku melakukan semua itu kepadamu? karna, aku tak ingin memberikan harapan palsu padamu. Aku tak ingin di judge olehmu dan sahabt-sahabtmu sebagai 'Pemberi Harapan Palsu'. Aku tak ingin menyakiti hatimu untuk yang kedua kalinya, walaupun yang aku lakukan saat ini menyakiti hatimu, tapi ini demi ke bahagiaanmu. Mungkin, kau masih terus menintaiku. Tapi, jika suatu saat kau ingat semua kejadian di masa lalu yang membuatmu seperti sekarang, Kau pasti akan sangat membenciku. Tapi, ketahuilah. Sebenarnya, semua kejadian di masa sekarang. Tak akan berpengaruh di masa lampau. Dan ketahuilaah, jika suati saat kau ingat semua kejadian di masa lampau tapi kau tetap mencintaiku, jangan salahkan aku jika aku akn menghilang di kehidupanmu. Karna apa? Karna janjiku, untuk memulihkan ingatanmu telah terbayarkan."

Aku pun masih menggigil oleh dinginnya malam yang ku bua sendiri.

~With Love: -Seorang yang setia menunggumu disini-

Komentar

Postingan populer dari blog ini

A Thousand Years-Christina Perri